TANGGAMUS,Tintajurnalis.id – Kapolsek Pugung, Polres Tanggamus, Polda Lampung, menghadiri rapat evaluasi bulanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Tahun 2026 yang digelar di Gedung Sanggar Jabal, Pekon Gunung Tiga, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Rapat evaluasi tersebut dihadiri Mitra Yayasan Harmoni Sejahtera Bersama Hi. Hasan Fauzi, Kepala SPPG Babakan Reco Juliansyah, SE, Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan, S.H., M.H., Bhabinkamtibmas Aiptu Alpian Junaidi, S.H., M.Sos., perwakilan UPT Puskesmas Rantau Tijang, serta para kepala sekolah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program SPPG yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
“Program ini sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda,” ujar Ipda Agus Tri Kurniawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Ia menegaskan, Polri siap mendukung penuh pelaksanaan program agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak terkait agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Kapolsek juga menekankan pentingnya pengawasan bersama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.
“Pengawasan bersama perlu dilakukan agar distribusi makanan bergizi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Babakan Reco Juliansyah, SE menyampaikan bahwa rapat evaluasi bulanan merupakan forum penting untuk meninjau pelaksanaan program sekaligus menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan.
“Rapat ini menjadi sarana evaluasi serta penyampaian petunjuk teknis pelaksanaan SPPG Tahun 2026,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
“Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar program ini benar-benar berdampak positif bagi para penerima manfaat,” kata Reco.
Ia berharap kerja sama antarinstansi dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Kabupaten Tanggamus.(Red)
